Curhat   Leave a comment

Hai blog. Lama sekali aku tidak update, karena aku bingung mau nulis apa. Kekke~. Sebenarnya banyak sekali pekerjaan yang harus aku lakukan kemarin, dari kuliah, menggambar, belajar mobil, dll. Hahhh~~

Meski aku banyak kegiatan, tapi aku  juga masalah. Jadi sekarang aku ingin curhat pada blog ini, karena aku tidak tahu ingin cerita pada siapa, tak ada yang bisa aku ajak curhat secara gamblang.

Aku punya masalah dalam hati, bukan masalah cinta, tapi masalah batin. Entah kenapa semenjak aku merantau ke malang, aku menjadi sangat sensitif dengan lingkungan sekitarku, padahal saat masih sekolah, aku adalah orang yang sangat cuek saat ada orang yang tidak suka padaku, berbincang tentang kejelekanku, atau mengkritik aku. Aku benar-benar anak yang tak peduli apapun, hanya sekolah, pulang, diam di kamar, tidur, baca komik, makan, belajar, dan sekolah lagi. Kosong tapi batinku sangat santai. Tapi aku sekarang kebalikan dari itu semua, ada orang yang tidak suka padaku, aku pasti memikirkan apa yang salah denganku, hingga dia tidak suka padaku. Mereka berbincang tentang diriku, aku jadi ingin tahu apa yang jelek-jelekkan tentang diriku.

Masalah batinku ini sangat tidak membuat aku nyaman menjalani kehidupanku di Malang. Aku tidak bisa belajar dengan baik, pekerjaanku sedikit terbengkalai, aku mudah sakit, dan sekarang rambutku mulai rontok parah. Benar-benar masalah.

Sekarang aku tinggal di sebuah rumah kos-kosan yang lumayan nyaman untuk ditempati anak kuliahan sepertiku, kamar sendiri, sehingga aku bisa memiliki privasi, dan mengerjakan ‘pekerjaan menggambar’ dengan sedikit santai. Namun permasalahannya adalah aku tidak suka pada beberapa anak kos yang ada disini, mereka suka bergosip. Kalian tahu, gosip bisa membicarakan orang, artis, baju, dll. Sempat aku dekat dengan mereka, mendengarkan gosip mereka, aku kira itu hal yang biasa dibahas oleh para cewek saat sedang berkumpul. Tapi setelah aku sedikit lebih lama, aku baru menyadari, mereka kebanyakan bergosip tentang kejelekan anak-anak yang kos disini, mereka selalu berprasangka buruk, dan bisa saja pada teman sendiri.  Dari situ, aku selalu takut mereka membicarakan tentang kejelekanku, karena aku tahu, di mata mereka, aku hanya anak yang polos, aneh, dan termuda di antara mereka. Aku sekarang perlahan-lahan sedikit menjauhi mereka, dengan kesibukan kuliah dan pekerjaanku. Lebih banyak berdiam di dalam kamar, dan mendengarkan keberisikan bergosip mereka.

Mungkin aku memang berpikiran Childish. Memang aku anak yang sedikit kekanakan, mungkin karena aku selalu menjadi yang termuda, dan selalu disingkirkan karena terlalu muda dalam lingkuanku, sehingga aku hanya menyerahkan semua pada yang lebih tua. Dan sekarang ini adalah masalahku. Aku ingin sedikit berpikir dewasa dengan caraku sendiri, aku mungkin bisa dianggap dalam masa menuju kedewasaaan? Entahlah. Yang penting aku harus sedikit menjauhkan diriku dari mereka terlebih dahulu, karena mereka adalah orang yang pantas untuk dijauhi.

Itu curhatanku di rumah kos.

Iklan

Posted Juni 13, 2013 by Ranita in Curhat

Tagged with ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: